InfraCal 2 ATR-E – Ethanol in Gasoline Analyzer
InfraCal 2 ATR‑E adalah analyzer inframerah portabel yang dirancang khusus untuk
mengukur kadar etanol dalam bensin (gasoline) secara cepat, akurat, dan mudah
digunakan langsung di lapangan maupun di laboratorium.[web:73][web:74][web:76]
Berbasis teknologi IR yang telah terbukti dan dikalibrasi terhadap metode ASTM D4815,
instrumen ini memberikan hasil dalam satuan % etanol dengan waktu analisa kurang dari
satu menit, tanpa memerlukan kromatografi atau instrumen laboratorium kompleks.[web:75][web:76][web:80]

Key features
- Khusus untuk etanol dalam bensin – mengukur kadar etanol dalam rentang
0–20% dan 70–98% (atau hingga 100%) etanol dalam gasoline, cocok untuk pengujian E5,
E10, E20 hingga E85/E98 tergantung konfigurasi kalibrasi.[web:73][web:80][web:81] - Pengukuran cepat & mudah – waktu analisa umumnya < 1 menit per sampel
dengan prosedur yang sederhana: teteskan sampel, tutup ATR crystal, tekan tombol
“Run”, dan baca hasil pada layar.[web:74][web:76] - Akurasi tinggi – repeatability tipikal ±0,2% etanol dalam rentang kalibrasi,
memberikan hasil setara laboratorium untuk kontrol kualitas campuran bioethanol.[web:73][web:80] - Portabel & ringkas – berat sekitar 2,6 kg dengan footprint kecil,
mudah ditempatkan di laboratorium kecil, terminal BBM, maupun dibawa ke lokasi
pengambilan sampel.[web:76][web:79] - Internal battery pack – baterai internal memungkinkan operasi beberapa jam
tanpa sambungan listrik, didukung adaptor AC/DC universal untuk pengisian.[web:76][web:79][web:81] - Layar sentuh dan wizard kalibrasi – touchscreen menampilkan menu intuitif,
multi‑bahasa, wizard kalibrasi, serta user level berbeda untuk menjaga setting penting.[web:75][web:79] - Multiple calibrations – dapat menyimpan beberapa kalibrasi (misalnya E0–E20
dan E70–E98) termasuk kalibrasi kustom yang dapat disesuaikan oleh pengguna.[web:75][web:78][web:80] - Data logging internal – setiap pengukuran dapat disimpan dengan label,
operator, tanggal dan waktu; data dapat diekspor ke flash drive atau port serial.[web:75][web:79] - Biaya operasi rendah – tidak ada gas pembawa, hampir tanpa consumable,
dan tidak memerlukan servis rumit sehingga biaya per tes sangat ekonomis dibanding
metode laboratorium konvensional.[web:74][web:76]
Working principle
InfraCal 2 ATR‑E menggunakan detektor IR dengan filter tetap di sekitar
panjang gelombang 9,1 µm (1098 cm⁻¹), yang sesuai dengan serapan gugus
C–O pada molekul etanol dan tidak terdapat pada komponen utama bensin.[web:75]
Besarnya energi inframerah yang diserap oleh sampel pada panjang gelombang
ini sebanding dengan konsentrasi etanol; instrumen kemudian mengonversinya
menjadi % etanol dalam bensin berdasarkan kalibrasi yang mengikuti metode
ASTM D4815.[web:75][web:76]
Typical applications
- Kontrol kualitas campuran etanol di terminal bahan bakar dan depot distribusi.[web:73][web:76]
- Verifikasi kadar etanol (E5, E10, E20, E85, dll.) di kilang dan fasilitas blending.[web:74][web:80]
- Pengujian kepatuhan regulasi biofuel nasional dan internasional.[web:74][web:76]
- Pengawasan kualitas di SPBU atau titik serah distribusi untuk mencegah salah campur.[web:73][web:74]
- Pengujian cepat di laboratorium QA/QC sebagai alternatif praktis kromatografi.[web:76][web:80]
Technical specifications
Measurement performance
| Measured parameter | Persentase etanol dalam bensin (% v/v).[web:73][web:75] |
|---|---|
| Measurement range | 0–20% dan 70–98% (hingga 100%) etanol dalam gasoline, bergantung kalibrasi.[web:73][web:80][web:81] |
| Instrument repeatability | ±0,2% etanol pada rentang kalibrasi.[web:73][web:80] |
| Analysis time | Biasanya < 1 menit per pengukuran sampel.[web:74][web:76] |
| Analytical wavelength | 9,1 µm (1098 cm⁻¹) fixed‑filter IR detector.[web:75] |
| Reference method | Berbanding langsung dengan ASTM D4815 untuk etanol dalam bensin.[web:75][web:76] |
User interface & data management
| Display | Layar sentuh berwarna dengan menu ikon dan wizard kalibrasi.[web:75][web:79] |
|---|---|
| Languages | Multi‑bahasa dengan preferensi per pengguna.[web:75][web:79] |
| User levels | Multilevel user database; admin dan user biasa dengan PIN keamanan.[web:75] |
| Calibrations | Beberapa kalibrasi tersedia (mis. 0–20% & 70–98%), dapat disesuaikan dan disimpan.[web:75][web:78][web:81] |
| Data logging | History table internal untuk menyimpan hasil; dapat ditinjau ulang di instrumen.[web:75][web:79] |
| Data export | Ekspor ke flash drive atau port serial (USB/RS‑232) untuk pengolahan di PC.[web:75][web:79] |
| Alarms & limits | High/low alarm dan control limits yang dapat diprogram user.[web:75][web:79] |
Physical & environmental
| Dimensions (W × D × H) | ≈ 17 cm × 19,8 cm × 13,2 cm (6,7″ × 7,8″ × 5,2″).[web:79] |
|---|---|
| Weight | ≈ 5,8 lb (2,6 kg) dengan baterai; hingga ≈ 7,0 lb (3,2 kg) tergantung konfigurasi.[web:79] |
| Suggested operating range | 5 °C – 40 °C.[web:79] |
Power & connectivity
| Power requirements | 18 V DC, 3,3 A dengan internal battery pack.[web:79][web:80] |
|---|---|
| Power supply | Universal AC/DC power supply disertakan.[web:79][web:81] |
| Battery | Baterai isi ulang internal; dirancang untuk operasi beberapa jam di lapangan.[web:76][web:79][web:81] |
| Communication port | USB dan/atau serial port (RS‑232) untuk koneksi data.[web:75][web:79] |
kadar etanol dalam bensin tetap sesuai spesifikasi dan regulasi, sekaligus membantu
menghindari masalah performa mesin dan emisi akibat campuran yang salah.[web:73][web:74][web:76]




